Hyundai Avega memiliki sejarah yang cukup menarik, terutama di Indonesia. Mobil ini sejatinya adalah nama lain dari Hyundai Accent yang disesuaikan untuk pasar tertentu. Di Indonesia, penggunaan nama Avega bertujuan untuk membedakannya dari Hyundai Accent yang kala itu lebih dikenal sebagai mobil taksi.
Berikut adalah perkembangan Hyundai Avega dari masa ke masa di Indonesia:
Hyundai Avega (2007-2011)
Hyundai Avega pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2007. Model ini merupakan versi facelift dari Hyundai Accent generasi kedua.
Eksterior: Tampilannya memiliki desain yang lebih proporsional dan elegan dibandingkan dengan Hyundai Accent sebelumnya. Meskipun secara umum masih berbentuk sedan, Hyundai Avega dikenal sebagai mobil liftback, yang berarti pintu bagasi menyatu dengan kaca belakang, membuatnya lebih praktis untuk memuat barang.
Interior: Bagian kabin didesain sederhana namun fungsional. Interiornya berwarna gelap yang memberikan kesan lebih elegan. Ruang kabin tergolong cukup luas untuk mobil di kelasnya.
Mesin: Avega dibekali mesin 1.5 liter 4-silinder segaris SOHC dengan 12 katup. Mesin ini dikenal cukup irit bahan bakar dan tangguh untuk penggunaan sehari-hari.
Varian: Di Indonesia, Avega ditawarkan dalam beberapa varian, seperti GL, GX, dan SG sebagai varian tertinggi yang dilengkapi fitur lebih lengkap seperti jok kulit.
Hyundai Grand Avega (2011-2016)
Pada tahun 2011, Hyundai meluncurkan generasi penerus Avega di Indonesia, yaitu Hyundai Grand Avega. Model ini adalah versi lokal dari Hyundai Accent generasi keempat atau yang dikenal juga dengan nama Hyundai Verna di beberapa pasar global.
Eksterior: Perubahan desainnya sangat signifikan. Grand Avega mengusung bahasa desain "Fluidic Sculpture" yang membuat tampilannya jauh lebih modern, sporty, dan elegan dengan garis-garis bodi yang dinamis dan tajam. Tampilannya kini lebih mirip hatchback modern, berbeda dari Avega sebelumnya.
Interior: Interior Grand Avega juga dirombak total menjadi lebih modern dan sporty. Material yang digunakan terasa lebih berkualitas dan tata letak dasbornya lebih ergonomis.
Mesin: Grand Avega menggunakan mesin yang lebih efisien dan bertenaga, yaitu mesin 1.4 liter. Meskipun kapasitasnya lebih kecil, mesin ini mampu menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar dari Avega pendahulunya.
Transmisi: Tersedia pilihan transmisi manual dan otomatis.
Akhir Produksi: Grand Avega menjadi model seri Avega terakhir yang dipasarkan di Indonesia sebelum akhirnya digantikan oleh Hyundai i20.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar